Daihatsu Club Plant Visit

26 Mei 2016 Astra Daihatsu Motor Asembly Sunter Jakarta .

50 Tahun Daihatsu

Sesi pemotretan mobil daihatsu Charade

KOPDARNAS I MAGELANG

Sabtu, 8 Juni 2013 Tempat : GOR Samapta, Magelang. OUTDOOR : Lap parkir Sidotopo.

Musyarah Nasional I

Minggu,17 Juni 2012- Gedung Pusdiklat PU jl. Riau / JL RE Martadinata no. 119 Bandung / depan gedung Wanita

GO GREEN

“Go Green”, penanaman 500 pohon dilakukan di daerah Pasir Jambu Ciwidey Kabupaten Bandung, Minggu 25 November 2012.

KOPDARNAS II SEMARANG

Sabtu dan Minggu 28-29 Nopember 2015, di Taman Wisata Wonderia Kota Semarang.

MUNAS III SUBANG

Minggu , 28 Agustus 2016 di Lembah Gunung Kujang Hotel Subang

Daihatsu Club Auto Clinic 2017

Sabtu, 18 Maret 2017 Daihatsu Technical Training Center

110 Sahabat Mudik Daihatsu

Sabtu , 17 Juni 2017 Astra Daihatsu Motor

Sahabat Mudik Daihatsu 2018

14 Klub Binaan Daihatsu Mudik Bareng

HUT 7th dan MUNAS IV SOLO

Hotel Salira Solo 18 November 2018

Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

Monday, September 20, 2021

Tips Untuk Menghemat BBM Pada Charade

 Entah seberapa sering kawan2 pengguna caharade di grup2 FB, WA atau Telegram menanyakan tentang “Apakah Charade Saya Irit?”. Biasanya dimulai dengan perbandingan pembelian BBM dengan jarak yang telah ditempuh. Saya mendapatkan banyak jawaban dari member grup tersebut dengan berbagai saran dan juga kritik. Tak jarang pula yang melucu. “Kalau mau irit, sering bawa tidur aja gan…” begitu kira-kira, hahaha… cukup bikin tersenyum. Hiburan di grup-grup memang perlu ya.

Tapi tahukah om dan tante semua, apa saja yang bisa bikin Caharade kita irit? Berikut saya rangkum dari pengalaman pribadi saya menggunakan Charade Classy lebih dari 15 tahun. Semoga membantu memberi pencerahan ya.

 

1. Gunakan spuyer standar. Charade Classy yang saya tau stelan  spuyer diantara 95 main jet 1 dan 140.di main jet 2. Ini moderat sih, bisa cek setelah penggunaan beberapa puluh kilometer dan bandingkan dengan nilai stelan lainnya.

2. jangan lupa sering2 bersihkan filter udara. Karbu perlu nafas lega, jika filter udara kotor maka aliran udara segar akan terganggu, dan mobil kita bisa jadi “bergejala pilek” hehehe. Jangan mengganggap sepele persoalan filter udara. Fungsi filter udara adalah sebagai penyaring angin yang masuk ke ruang bakar. Jika filter udara  ini diperhatikan lebih serius, jelas akan lebih mendongkrak performa mesin dan bikin hemat bensin. Kini banyak modifikasi filter udara, diantaranya mengganti kertas membran dengan plat stainless stell yang punya kerapatan antara 40-50 mikron yang bisa bikin charade kita bernafas lega seperti habis menghisap permen mint. Dari pada harus rutin ganti filter rutin setiap 25.000 km sekali, mending ganti dengan yang stainless steel. Jika pemasangannya bagus, kita cukup rajin mencuci dan keringkan, begitu seterusnya selama belum rusak, masih bisa dipakai.

3. Menghindari cara mengemudi agresif. Biasanya pengemudi agresif akan sering-sering menginjak pedal gas terlalu dalam. Menginjak pedal gas sepanjang jalan agar tidak perlu menurunkan gigi menjadi hal yang seringkali dilakukan. Bukannya mengurangi, hal ini justru membuat mesin mengkonsumsi bahan bakar lebih banyak. Gunakan pedal gas dengan halus, artinya kita  tidak melaju kencang secara tiba-tiba. Sebaliknya, kecepatan yang tinggi bisa dicapai dengan cara bertahap. Bukan hanya membuat bensin lebih irit, namun hal ini juga menjadikan mesin awet.

4. Hindari kemacetan. Kondisi jalanan yang macet otomatis memaksa kendaraan lebih banyak diam dan mesin tetap saja nyala, sehingga bahan bakar terbuang percuma. Ini menjadi problematika mereka yang tinggal di daerah perkotaan. Sebagai solusinya, Anda bisa mencari waktu yang tepat untuk bepergian guna menghindari jalanan macet. Saat ini banyak kendaraan model terbaru telah dilengkapi dengan system Eco idle. Yaitu mode mati mesin ketika berhenti lama, saat macet atau di lampu merah yang lumayan lama hijaunya.

5. Gunakanlah perseneling gigi yang tepat. Salah satu kunci berkendara hemat bahan bakar adalah selalu menggunakan gigi yang sesuai dengan kecepatan. Hal ini bertujuan menghindari mesin berputar terlalu tinggi sehingga menyedot lebih banyak bahan bakar. Mengendarai caharade dengan gigi rendah secara terus menerus atau dengan gigi tinggi ketika melintasi daerah perbukitan atau menanjak akan membuat konsumsi bahan bakar berlebih. Maka dari itu, supaya mobil irit bahan bakar, alangkah baiknya menyetel persneling yang tepat. Seperti ketika mobil sedang menanjak gunakan persneling 1 dan 2.

6. Kontrol RPM. Umumnya, torsi paling efisien berada pada kisaran putaran 2.000-3.000 putaran per menit. Lebih baik jaga kecepatan mesin pada angka itu, jangan terlalu tinggi atau terlalu rendah. Suplay bensin ke ruang bakar akan meningkat ketika putaran mesin terlalu tinggi. Jika terlalu rendah, maka perlu menginjak pedal gas lebih dalam untuk menambah kecepatan. Ini jelas akan membutuhkan lebih banyak bahan bakar di ruang bakar.

7. Nyalakan AC secara bijak. Penggunaan AC gak terlepas dari aktivitas berkendara. Apalagi, iklim tropis Indonesia memaksa pengemudi untuk terus menyalakan AC sepanjang perjalanan. Padahal penggunaan AC pada mobil berpengaruh signifikan terhadap konsumsi bahan bakar. Supaya lebih hemat bahan bakar, cara yang dapat ditempuh adalah dengan bijak menggunakan AC. Jika dirasa suhu di dalam kabin masih memadai, ada baiknya jika AC gak perlu digunakan terlebih dahulu.

8. Hindari beban bawaan terlalu berat. Semakin banyak barang yang dibawa, semakin berat beban yang diemban mobil kita. Supaya charade kita hemat BBM, singkirkan barang-barang yang gak perlu. Beban yang terlalu berat juga akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar kendaraan. Konon, setiap tambahan beban sebesar 50 kg dikatakan meningkatkan konsumsi bahan bakar sebesar 2%. Jadi, sangat disarankan untuk membawa barang sesuai kebutuhan, terutama untuk perjalanan jarak dekat. Nah, beda ya kalo kita sedang turing. Kalo turing ini pasalnya kesenangan, jadi jangan mikirin beban bensin, jalan aja, yang penting happy.

9. Memanaskan mobil jangan terlalu lama. Memanaskan mesin sudah menjadi kebiasaan kita sebelum menggunakan kendaraan. Bahkan gak sedikit pemilik kendaraan yang menghangatkan mesin mobilnya dalam waktu yang lama. Padahal cara tersebut akan membuat BBM terbuang percuma. Saya biasanya memanaskan hanya 2 menit saja, sampae terdengan suara mesin halus karena oli sudah terisi di ruang mesin. Beda lah dengan mobil kekinian, teknologi mobil sudah sangat canggih, cuman perlu memanaskan kendaraan selama kurang lebih 30 detik sampai 1 menit sebelum beraktivitas.

10. Periksa tekanan angin pada  ban secara rutin. Hindari tekanan angin pada ban yang terlalu rendah. Ikuti tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan. Sejak menggunakan Classy, saya gunakan tekanan 34 bar, rekan yang lain mungkin beda. Ban yang dipompa dengan tekanan yang tepat akan memiliki kemampuan untuk menempuh jarak yang lebih jauh dengan jumlah bahan bakar yang sama. Tapi ban yang kekurangan angin bisa menciptakan rolling resistance atau hambatan gulir lebih besar dari semestinya. Hal ini disebabkan permukaan ban yang bersentuhan dengan aspal menjadi lebih besar. Akibatnya laju mobil jadi terhambat sehingga menjadi boros.

11. Servis lah Charade kita secara rutin. Pemeliharaan berkala wajib dilakukan jika ingin BBM di charade kita efisien. Pasalnya dengan melakukan perawatan rutin maka performa kendaraan akan selalu optimal, karena kotoran pada busi, koil dan part lainya akan dibersihkan, praktis akan mempercepat putaran mesin sehingga semakin besar tenaganya dan semakin besar penggunaan kecepatannya. Yang tak kalah pentingnya, gunakan part yang direkomendasikan. Jika ingin memodifikasi mesin dengan beberapa penambahan silakan saja. Misalnya menggunakan alat penambah daya pengapian untuk memperbesar arus listrik ke ruang mesin agar pembakaran lebih optimal. Classy saya sih masih original, tanpa ada penambahan apa-apa.

12. Gunakan  oli yang baik dan terstandarisasi. Jangan gunakan oli bermerk asal, yang penting murah. Hal ini akan mempengaruhi kinerja mesin. Saya pernah kecewa karena titipkan Classy saya di bengkel untuk ganti oli sekaligus filter oli, biasanya saya ganti oli sendiri di rumah, tapi untuk ganti filter saya selalu ke bengkel. Kekecewaan saya karena pemilik bengkel tanpa konfirmasi mengganti merk oli yang biasa saya gunakan dengan merk baru. Walhasil, kinerja classy saya menjadi berat dan sangat berpengaruh pada konsumsi bensin. Jakarta-Bandung via tol biasa saya bisa sampe 1:15 atau 1:17, namun kali ini hanya 1:10. Langsung saya buang olinya dan ganti dengan yang biasa saya gunakan. Ada yang tanya juga, yang cocok buat charade oli seperti apa? Sebaiknya yang standar pertamina saja 20w 50, atau kalau mau lebih encer silakan aja misalnya 15w 50 atau 10w 40. Ada rupa ada harga. Untuk daerah dengan suhu yang rendah bisa gunakan 15w 50 atau 10w 40, tapi untuk daerah dengan suhu panas seperti Jakarta atau Surabaya cukuplah dengan 20w 50.

 

Nah, itu dulu ya sharing dari saya, masih banyak sih yang sebenarnya menjadi faktor iritnya BBM charade kita. Silakan om dan tante share juga pengalamannya. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat.


Salam Sahabat 

Sanusi C2W-654

Thursday, May 4, 2017

Kenapa Kita berkomunitas ?



Kenapa kita berkomunitas , sering kumpul bersama , sering kopdar bersama , bukan hanya sekedar menjadi grup online ? berikut salah satu manfaat nya

Berbahagialah Anda yang memiliki banyak teman dan sahabat. 
Pasalnya, beberapa penelitian terbaru menemukan bukti bahwa menikmati kehidupan sosial yang aktif dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.


Para ilmuwan percaya bahwa menghabiskan sebahagian waktu dengan teman atau sahabat akan membuat hidup lebih sehat secara mental dan fisik

Berikut adalah lima (5) alasan ilmiah yang menunjukkan pengaruh kehadiran seorang teman pada tingkat kesehatan seseorang :

1) Mengurangi resiko demensia

Memiliki kehidupan sosial yang sangat aktif dapat mengurangi resiko penyakit Alzheimer yang cukup besar sekitar 70 persen, menurut temuan baru yang diterbitkan dalam Journal of International Neuropsikologi Society.

2) Membuat Anda tetap fit

Penelitian terbaru dari para peneliti Australia yang diterbitkan dalam International Journal of Behavioral Nutrition dan Aktivitas Fisik menemukan bahwa teman atau sahabat memiliki pengaruh langsung pada tingkat aktivitas fisik dan kebiasaan makan.

3) Mempertajam Otak Anda

Untuk menjalin komunikasi yang baik dengan teman-teman melalui 'instant messaging' atau media jejaring sosial akan mendorong fungsi kognitif Anda.

Ini seperti memecahkan teka-teki silang, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari University of Michigan, USA.

4) Meningkatkan kesehatan jauh lebih baik

Memiliki hubungan yang saling mendukung dapat menunda proses penuaan. 
Penelitian terbaru dari Brandeis University menemukan bahwa jaringan sosial yang kuat - terutama bila dikombinasikan dengan latihan fisik - dapat menunda penurunan kesehatan hingga sepuluh tahun.

5) Hidup lebih lama

Hubungan yang kuat dengan teman-teman dan keluarga dapat meningkatkan peluang Anda untuk bertahan hidup hingga sekitar 50 persen, menurut penelitian terbaru oleh para ilmuwan dari Universitas Brigham Young.

6. Berjiwa awet muda 
Lebih banyak bersosialisasi dengan teman atau sahabat ('keep relationship)' membuat kita tetap punya jiwa muda atau semangat muda walaupun umur terus bertambah.

Semoga bermanfaat ...

Sumber : Kompas.com

Thursday, December 29, 2016

Biaya Balik Nama dan Cabut Berkas 2017





Persyaratan Balik Nama dan Cabut Berkas STNK :


1 KTP Fotocopy Pemilik Baru Kendaraan

2 STNK Asli

3 BPKB Asli 
4 Cek Fisik Kendaraan
5 Kuitansi transaksi jual beli ( di Stempel perusahaan jika STNK saat ini atas nama perusahaan)
6 Surat Keterangan Pelepasan Hak jika STNK saat ini atas nama perusahaan

Jika kendaraan ada di luar kota , bisa memanfaatkan cek fisik bantuan dari samsat terdekat

Tapi dengan adanya PP 60 tahun 2016 yang mengatur tarif baru untuk PNBP ( Penerimaan Negara Bukan Pajak ) jadi sangat berpengaruh terhadap biaya pengurusan BBN, Mutasi, Perpanjangan STNK dan lain-lain.

Aturan ini akan diberlakukan mulai tanggal 6 Januari 2017

Saran kami, lebih baik membeli kendaraan yang satu kota dengan tempat tinggal saja. Jika terpaksa harus memilih kendaraan yang tidak satu kota, hitung dulu biaya pengurusan mutasi nya, agar tidak terkecoh dengan harga beli yang murah






Thursday, April 21, 2016

Suhu Tepat BBM pun Hemat

Pada suatu pertemuan klub mobil, seorang teman dengan bangga memperlihatkan jarum temperatur mobilnya yang menunjukkan posisi seperempat, sementara pada umumnya untuk mobil yang sama seharusnya menunjukkan posisi setengah. Ia menganggap sistem pendingin mesin pada mobilnya bekerja dengan baik dan akan bebas dari masalah overheat.

Sementara itu ada juga teman yang baru saja mencabut thermostat dari mesin mobilnya karena takut masalah overheat terulang lagi.
Kedua hal di atas ternyata banyak juga terjadi pada mobil merek lain, khususnya mobil eropa. Apa dampak negatifnya buat mobil tersebut?
Mesin mobil bekerja secara optimal pada suhu yang cukup tinggi (sekitar 93ºC). Jika mesin bekerja pada suhu yang rendah akan membuat komponen mesin cepat mengalami kerusakan, detonasi, membuat polusi dan boros bahan bakar.
Untuk itu hal terpenting yang dilakukan oleh semua produksen mobil adalah membuat pengatur suhu agar mesin segera mencapai suhu kerjanya dan menjaganya agar tetap konstan (stabil).
Selain suhu kerja mesin yang ideal, untuk terjadinya proses pembakaran yang sempurna, diperlukan campuran bensin dan udara yang tepat.
Komposisi campuran bensin dan udara sering disebut Air-Fuel Ratio (AFR). 
Idealnya AFR bernilai 14,7 . Artinya campuran tersebut terdiri dari 1 butir bensin berbanding 14,7 butir udara atau disebut dengan istilahStoichiometry.
Pada kondisi dingin, mesin memerlukan lebih banyak bensin (AFR kaya) dan putaran mesin perlu dibuat lebih tinggi agar dapat bekerja dengan baik dan tidak berguncang (coldstall).
Ketika mesin mencapai suhu kerja ideal AFR kembali dibuat mendekati ideal (AFR = 14,7).
Mesin yang masih menggunakan karburator, proses pengaturan AFR dilakukan melalui Choke maupun Choke otomatis yang menggunakan vacuum solenoid dan temperature vacuum valve.
Pada mesin injeksi, pengaturan AFR dilakukan oleh ECU (Engine Control Unit – komputer pengatur mesin) berdasarkan referensi sensor suhu air di blok mesin (Coolant Temperature Sensor) untuk kemudian ECU mengatur putaran mesin dan debit bensin yang disemprotkan injektor.
Thermostat sebagai pengatur suhu
Mesin mobil yang menggunakan sistem pendingin air menggunakan thermostat sebagai pengatur suhu. Thermostat berfungsi sebagai katub/keran aliran air dari mesin ke radiator. Pada saat masih dingin, thermostat menutup sehingga air akan berputar-putar di blok mesin yang membuat suhu kerja ideal cepat tercapai.
Saat suhu kerja tercapai, maka thermostat membuka sehingga air mulai dialirkan ke radiator untuk di dinginkan agar suhu mesin tidak melebihi suhu kerjanya, ketika suhu mulai terlalu dingin thermostat kembali menutup, begitu seterusnya sehingga membuat suhu mesin menjadi stabil.
Thermostat sebagai ‘kambing hitam’
Sering terdengar kasus overheating yang diakibatkan oleh sistem pendingin, atau kasus mesin yang selalu dalam kondisi panas.
Dari kasus-kasus tersebut tidak sedikit bengkel yang menyarankan untuk mencabut thermostat karena dianggap sebagai biang keladinya. Ada pula bengkel yang menyarankan agar mengganti dengan thermostat bersuhu kerja lebih rendah dari standarnya dengan alasan iklim Indonesia yang cukup panas (tropis).
Mencabut thermostat adalah tindakan yang salah, karena mesin akan cukup lama mencapai suhu kerjanya, bahkan tidak pernah mencapai suhu kerja yang ideal. Suhu mesin pun menjadi tidak stabil, ketika sedang menuruni bukit atau kecepatan tinggi suhu mesin akan menjadi sangat dingin.
Mengganti thermostat bersuhu kerja lebih rendah dari yang disarankan pabrik juga membuat mesin bekerja dibawah suhu kerja ideal.
Solusi: Cermati Suhu Kerja Mesin
Apabila kita menggunakan mobil bekas atau yang sudah tua, coba untuk mencermati suhu kerja mesin mobil kita. Lihat jarum petunjuk temperatur pada panel instrumen.
Coba juga sempatkan bertanya ke bengkel resmi atau ikut serta mailing list maupun klub mobil sejenis untuk menanyakan pada posisi manakah suhu mesin kita dalam kondisi normal.
Apabila jarum temperatur menunjukkan suhu yang lebih rendah misalnya hanya seperempat (normalnya setengah), maka ada kemungkinan sebagai berikut:
1. Thermostat sudah dicabut : Membuat mesin bekerja dalam kondisi dingin, biasanya karena pernah terjadi overheating pada mesin, sehingga thermostat dilepas.
Solusi : Pasang thermostat sesuai ukuran temperatur yang dianjurkan pabrik.
2. Thermostat macet : Terjadi apabila thermostat rusak sehingga selalu dalam kondisi membuka.
Solusi : Ganti thermostat sesuai ukuran temperatur yang dianjurkan pabrik.
3. Thermostat bersuhu kerja rendah : Akibat menggunakan thermostat yang bersuhu kerja rendah membuat mesin bekerja disuhu kerja yang rendah.
Solusi : Ganti thermostat sesuai ukuran temperatur yang dianjurkan pabrik.
TIPS Perawatan Sistem Pendingin Mesin:
Perhatian terhadap komponen sistem pendingin lainnya juga perlu agar mesin selalu dalam kondisi prima:
1. Flush dan ganti coolant secara teratur. Kualitas dan jenis coolant yang dipakai sangat menentukan keawetan mesin, dianjurkan memakai Extended Life Coolant (ELC) atau Surfactant Coolant (SC), beberapa produk coolant dijual siap tuang.
2. Hindari menggunakan air ledeng atau air sumur untuk mengisi radiator. gunakan aquadest yang dicampur dengan coolant sebagai inhibitor (pencegah karat dan kerak). Pemakaian aquadest saja tak dapat mencegah timbulnya karat.
3. Gunakan Radiator Coolant yang bermutu baik, dan pakai sesuai anjuran.
4. Ganti tutup radiator setiap 4 – 5 tahun, kerusakan tutup radiator menyebabkan tidak dapat melepas kelebihan tekanan sehingga akan merusak cylinder head gasket dan kepala radiator, gunakan tutup radiator original.
5. Ganti thermostat setiap 5 tahun, jika tetap akan menggunakan thermostat bersuhu lebih rendah dari anjuran pabrik, jangan lebih dari 5ºC perbedaannya. Ingat, thermostat jangan dilepas.
6. Periksa kinerja motor fan atau visco fan.
7. Ganti waterpump apabila sudah terdeteksi terjadi kebocoran atau aliran air lemah.
8. Jika radiator yang berbahan plastik pecah/retak, ganti dan gunakan radiator head original, jangan mengganti dengan bahan kuningan, karena jika terjadi over-pressure, maka komponen mesin lain akan dapat pecah atau retak
9. Pemakaian Radiator coolant untuk mesin diesel sebaiknya memakai jenis Extended Life.
(sumber: The Beginner Files – IDMOC)
Semoga bermanfaat,
Catatan:
Artikel ini dibuat berdasarkan pengalaman dan pendekatan teori dari beberapa sumber referensi, sehingga memungkinkan masih adanya ketidak sempurnaan maupun keakuratan teori maupun kesimpulan dari artikel ini.

Artikel ini pernah dimuat di Majalah Autobild Edisi 16 Juli-29 Juli 2005
Ditulis oleh Saftari

Tuesday, February 19, 2013

MASALAH MASALAH MESIN MOBIL



Bunyi tik tik tik pada mesin 
  • Setelan klep (valve) yang tidak tepat (terlalu renggang)
  • Lobes pada CamShaft sudah ada yang rusak
  • Rocker Arm bermasalAH-Pemakaian oli yang tidak tepat / tidak cocok 

Lampu OIL Pressure menyala saat mesin hidup:· 
  • Jumlah oli pada mesin kurang, atau oli tidak cocok.· 
  • Sensor tekanan oli bermasalah· 
  • Pompa oli bermasalah· 
  • Panas yang berlebihan di dalam mesin· 
  • Katup Oil Pressure Relief rusak· 
  • Filter Oli bermasalah· 
  • Saringan oli pada ruang karter kotor/mampet.

Mesin tidak dapat berputar ketika dicoba dihidupkan:· 
  • Terminal Accu kendur atau korosi· 
  • Tegangan Accu kurang atau accu rusak/mati· 
  • Jalur kelistrikan untuk Starter terputus· 
  • Kunci Kontak bermasalah· Motor starter bermasalah· 
  • Gigi motor starter atau FlyWheel ada yang patah· 
  • Saluran Ground/Negatif Accu ke Mesin terganggu/lepas

Terdengar suara mendesis pada mesin:· 
  • Kebocoran pada inlet manifold atau gasket throttle body· 
  • Kebocoran pada gasket Exhaust Manifold· 
  • Kebocoran selang vacuum· Kebocoran pada gasket Cylinder Head (robek/terbakar/patah)

Mesin dapat berputar, tapi tidak mau hidup:·
  • Bensin habis/kosong· Accu soak (mesin berputar sangat pelan)· 
  • Kabel Accu kendur/korosi· 
  • Komponen pengapian bermasalah· 
  • Jalur kelistrikan untuk pengapian terganggu/lepas/rusak·
  • Busi rusak atau gap busi tidak tepat· 
  • Choke bermasalah· 
  • Sistem penyaluran bahan bakar (Fuel Injection) bermasalah· 
  • Masalah mekanik (sensor kruk as rusak, timing belt putus, dll)

Mesin susah dihidupkan saat masih dingin:·
  • Accu kosong/tegangan kurang· 
  • Terminal Accu kendur / korosi· 
  • Busi rusak, setelah gap tidak tepat· 
  • Choke bermasalah· 
  • Permasalahan pada pengapian·
  • Kompresi silinder rendah· 
  • Fuel Pressure Regulator bermasalah

Mesin susah dinyalakan saat mesin panas:·
  • Filter udara kotor/mampet· 
  • Choke bermasalah· 
  • Permasalahan sistem injeksi (fuel injection)· 
  • Kompresi silinder rendah.· 

Motor starter berisik / kasar saat distarter:·
  • Gigi pinion starter/ flywheel patah.· 
  • Baut dudukan motor starter lepas atau hilang.· 
  • Komponen di dalam motor starter rusak/aus.· 

Mesin tersendat/tertahan saat akselerasi· 
  • Busi rusak/setelah gap tidak tepat· 
  • Kebocoran Vacuum di karburator, throttle body, intake manifold atau selang-selang vacuum lainnya.· 
  • Karburator bermasalah· 
  • Sistem injeksi (fuel injection) bermasalah· 

Mesin berguncang (stall):·
  • Kebocoran Vacuum di karburator, throttle body, intake manifold atauselang-selang vacuum lainnya.· 
  • Filter bensin mampet· 
  • Fuel Pump bermasalah, supply dan tekanan bensin rendah· 
  • Ventilasi tangki bensin tersumbat atau pipa/saluran bensintersumbat/terjepit·
  •  Karburator bermasalah· 
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah· 

Mesin kehilangan tenaga:·
  • Pemasangan timing belt yang tidak tepat·
  • Filter bensin tersumbat/mampet· 
  • Fuel Pump bermasalah, supply dan tekanan bensin rendah· 
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah· 
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat· 
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold danselang-selang vacuum lainnya.· 
  • Karburator bermasalah· 
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah·
  •  Rem mengunci· Kopling slip (habis)· 

Mesin Backfire (nembak-nembak):·
  • Pemasangan Timing Belt tidak tepat· 
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold danselang-selang vacuum lainnya.· 
  • Karburator bermasalah· 
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.· 
  • Sistem Pengapian bermasalah (kabel busi terbalik urutannya)· 
Mesin mau hidup, tapi kemudian mati lagi:·
  • Ada permasalahan pelistrikan pada rangkaian pengapian.· 
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold danselang-selang vacuum lainnya.· 
  • Karburator bermasalah· 
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.· 

Idle/Langsam tidak rata:
  • Penyetelan idle speed yang tidak tepat.· 
  • Filter udara kotor· Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold dan selang-selang vacuum lainnya.· 
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat· 
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah· 
  • Lobes pada CamShaft sudah ada yang rusak·
  •  Pemasangan Timing Belt tidak tepat·
  •  Karburator bermasalah· 

Mesin mengalami misfire saat idle/langsam:·
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat· 
  • Kabel busi bermasalah· 
  • Kebocoran vacuum pada karburator, throttle body, inlet manifold danselang-selang vacuum lainnya.· 
  • Karburator bermasalah· 
  • Sistem Injeksi (fuel injection) bermasalah.· 
  • Distributor Cap retak atau aus· 
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah· 
  • Kabel ground tidak baik/terputus· 
  • Kebocoran selang ventilasi mesin (crankcase ventilation hose)· 

Mengalami misfire sepanjang perjalanan:·
  • Filter bensin mampet/kotor·
  • Fuel Pump bermasalah, supply dan tekanan bensin rendah· 
  • Ventilasi tangki bensin tersumbat atau pipa/saluran bensintersumbat/terjepit·
  • Busi rusak/ gap busi tidak tepat· 
  • Distributor Cap retak atau aus· Kabel busi bermasalah· 
  • Salah satu atau beberapa silinder kompresinya rendah·
  • Ignition Coil bermasalah, Karburator bermasalah dan Sistem Injeksi(fuel injection)masalah